NASA Akan Turun Tangan Cari Keberadaan Monster Loch Ness
Senin, 15 April 2024 - 06:39 WIB
Pada tahun 1972, Biro Investigasi Loch Ness meneliti keberadaan monster itu. Namun, biro tersebut bubar pada tahun 1977, karena tidak menemukan bukti konklusif. Upaya selanjutnya termasuk Operation Deepscan pada tahun 1987, di mana 24 perahu dengan sounder gema menjelajahi seluruh danau. Pada tiga kesempatan, mereka mendeteksi anomali yang tidak dapat dijelaskan.
Pada tahun 2019, para ilmuwan berhipotesis bahwa penampakan yang dikaitkan dengan Monster Loch Ness mungkin melibatkan belut raksasa. Para peneliti Selandia Baru bertujuan untuk membuat katalog keanekaragaman hayati danau melalui analisis DNA sampel air. Temuan mereka membantah teori bahwa hewan besar, seperti reptil air prasejarah atau ikan besar, seperti sturgeon, adalah sumber penampakan monster.
Loch Ness adalah danau air tawar terbesar di Skotlandia berdasarkan volume, menampung lebih banyak air, sekitar 1,96 triliun galon, dibandingkan dengan semua danau di Inggris dan Wales jika digabungkan.
Pada tahun 2019, para ilmuwan berhipotesis bahwa penampakan yang dikaitkan dengan Monster Loch Ness mungkin melibatkan belut raksasa. Para peneliti Selandia Baru bertujuan untuk membuat katalog keanekaragaman hayati danau melalui analisis DNA sampel air. Temuan mereka membantah teori bahwa hewan besar, seperti reptil air prasejarah atau ikan besar, seperti sturgeon, adalah sumber penampakan monster.
Loch Ness adalah danau air tawar terbesar di Skotlandia berdasarkan volume, menampung lebih banyak air, sekitar 1,96 triliun galon, dibandingkan dengan semua danau di Inggris dan Wales jika digabungkan.
(msf)
Lihat Juga :