Konsentrasi Helium Tinggi Ditemukan di Bawah Minnesota

Kamis, 11 April 2024 - 09:15 WIB
Perkiraan mengenai sisa helium di Bumi bervariasi. Ada yang mengatakan antara 100-200 tahun, sementara David Cole-Hamilton, profesor kimia emeritus di Universitas St Andrews, memperkirakan pada tahun 2019 bahwa kita hanya punya waktu 10 tahun lagi untuk menggunakan helium dalam berbagai keperluan.

Masalahnya adalah helium mudah lepas ke atmosfer. Helium memiliki sifat yang lebih ringan dari unsur lain di atmosfer, sehingga ia naik ke atas dan perlahan-lahan lepas ke luar angkasa, terbawa angin matahari.

Meskipun helium dapat didaur ulang dengan mengubahnya menjadi bentuk cair, proses ini membutuhkan banyak energi. Oleh karena itu, menemukan cadangan baru seperti di Minnesota sangat penting untuk memastikan kelanjutan penggunaan helium di masa depan.

Penemuan ini membawa harapan baru. Cadangan helium di Minnesota dapat membantu memenuhi kebutuhan global dan memperpanjang waktu penggunaan helium dalam berbagai bidang penting.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!