Kongres AS Blokir Microsoft Copilot, Kenapa?

Senin, 01 April 2024 - 20:50 WIB
Kongres Amerika Serikat memblokir Microsoft Copilot dengan alasan keamanan data. (Foto: Engadget)
JAKARTA - Kongres Amerika Serikat mengambil langkah tegas memblokir Microsoft Copilot dengan alasan keamanan data. Keputusan ini diumumkan dalam memo oleh Kepala Administrasi Kongres AS Catherine Szpindor.

Dengan adanya keputusan ini, maka para staf Kongres Amerika Serikat (AS) tidak lagi dapat menggunakan Microsoft Copilot , chatbot AI yang membantu pengguna menulis kode, pada perangkat milik pemerintah.



Dilansir dari Engadget, Senin (1/4/2024), kantor Keamanan Siber Kongres khawatir Copilot dapat membahayakan data lembaga dengan membocorkannya ke layanan cloud yang tidak disetujui. Meskipun staf masih dapat menggunakan Copilot pada perangkat pribadi, aplikasi ini akan diblokir pada semua perangkat Windows milik Kongres.

Langkah ini mengikuti larangan serupa terhadap ChatGPT pada tahun lalu. Kongres melarang penggunaan versi gratis ChatGPT di komputer milik pemerintah, tetapi mengizinkan versi berbayar dengan kontrol privasi yang lebih ketat untuk tujuan penelitian dan evaluasi.

Baca Juga : Lebih Canggih Mana: ChatGPT, Microsoft Copilot atau Gemini?

Baru-baru ini, Gedung Putih mengeluarkan aturan baru untuk penggunaan AI generatif oleh lembaga federal. Aturan ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua alat AI yang digunakan tidak membahayakan hak dan keselamatan warga Amerika.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!