Deretan Harimau di Daerah Indonesia, Apa Saja?
Kamis, 28 Maret 2024 - 19:00 WIB
Deretan harimau di daerah Indonesia yang kedua adalah harimau Bali. Sama dengan harimau Jawa, harimau Bali juga sudah punah, bahkan lebih dulu. Harimau Bali dinyatakan sudah punah pada tahun 1940-an. Harimau Bali terakhir ditembak pada tahun 1925, dan subspesies ini dinyatakan punah pada 27 September 1937.
Dari segi ukuran tubuh, Harimau Bali hampir sama dengan singa gunung atau macan tutul. Harimau ini memiliki bulu pendek berwarna oranye kekuningan tua dan garis-garis hitam yang relatif lebih sedikit. Pola berbentuk bar yang ada di kepala serta bulu putih di perut bagian bawah menonjol dibandingkan bulu oranye tua. Bulu itu kontras di tubuhnya mengikuti garis melengkung.
Meski sudah punah, namun jejak harimau Bali masih terdokumentasi dengan baik di British Museum di London. Museum tersebut menyimpan koleksi dua kulit dan tiga tengkorak harimau Bali. Jejak harimau Bali juga bisa ditemui di Museum Naturkunde di Stuttgart, Museum Senckenberg di Frankfurt, Museum Zoologi Bogor dan Museum Naturalis di Leiden.
Baca Juga: Ini Alasan Kenapa Harimau Berwarna Orange
Deretan harimau di daerah Indonesia yang ketiga adalah harimau Sumatera. Harimau Sumatera masih bertahan hidup dan diperkirakan tersisa sekitar 600-an ekor di Indonesia.
Propinsi Riau adalah rumah bagi sepertiga dari seluruh populasi harimau sumatera. Salah satu habitatnya adalah Taman Nasional Bukit Tigapuluh. Harimau sumatera memiliki tubuh relatif kecil dibandingkan semua sub-spesies harimau yang hidup saat ini. Ciri khusus harimau Sumatera yaitu berwarna kulit paling gelap dibanding seluruh jenis harimau, mulai dari kuning kemerahan hingga oranye tua.
Dari segi ukuran tubuh, Harimau Bali hampir sama dengan singa gunung atau macan tutul. Harimau ini memiliki bulu pendek berwarna oranye kekuningan tua dan garis-garis hitam yang relatif lebih sedikit. Pola berbentuk bar yang ada di kepala serta bulu putih di perut bagian bawah menonjol dibandingkan bulu oranye tua. Bulu itu kontras di tubuhnya mengikuti garis melengkung.
Meski sudah punah, namun jejak harimau Bali masih terdokumentasi dengan baik di British Museum di London. Museum tersebut menyimpan koleksi dua kulit dan tiga tengkorak harimau Bali. Jejak harimau Bali juga bisa ditemui di Museum Naturkunde di Stuttgart, Museum Senckenberg di Frankfurt, Museum Zoologi Bogor dan Museum Naturalis di Leiden.
Baca Juga: Ini Alasan Kenapa Harimau Berwarna Orange
3. Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae)
Deretan harimau di daerah Indonesia yang ketiga adalah harimau Sumatera. Harimau Sumatera masih bertahan hidup dan diperkirakan tersisa sekitar 600-an ekor di Indonesia.
Propinsi Riau adalah rumah bagi sepertiga dari seluruh populasi harimau sumatera. Salah satu habitatnya adalah Taman Nasional Bukit Tigapuluh. Harimau sumatera memiliki tubuh relatif kecil dibandingkan semua sub-spesies harimau yang hidup saat ini. Ciri khusus harimau Sumatera yaitu berwarna kulit paling gelap dibanding seluruh jenis harimau, mulai dari kuning kemerahan hingga oranye tua.
(msf)
Lihat Juga :