Laporan HID Ungkap Masa Depan Keamanan: Biometrik, Cloud, & AI

Kamis, 21 Maret 2024 - 21:17 WIB
seiring bertumbuhnya perusahaan startup di bidang teknologi.

“Sehingga, per 2023, Indonesia pun termasuk dalam 3 besar negara yang mengakses aplikasi AI di dunia, setelah Amerika Serikat dan India,” ungkapnya.

Berikut tren keamanan yang harus dicermati di 2024 menurut HID:

1. Identitas digital

80% organisasi atau perusahaan akan menerapkan identitas digital. Para pelaku industri percaya bahwa 94% klien mereka segera menggunakan teknologi tersebut.

2. Otentikasi multifaktor

Lebih dari 83% responden end user menyebut organisasi mereka telah menggunakan otentikasi multifaktor (MFA). Ini karena rentannya sistem penggunaan kata sandi (password).

“Ini langkah awal dari Zero Trust, yaitu sistem keamanan yang standarnya menerapkan pemahaman untuk tidak percaya kepada siapapun,” ujar Prabhu.

Pendekatan Zero Trust ini telah diterapkan pada 16% organisasi yang memiliki lebih dari 100.000 karyawan dan 14% pada organisasi dengan jumlah karyawan 10.000.

Prabhu menyebut, dengan semakin meluasnya penggunaan MFA, maka masa penggunaan kata sandi diantisipasi akan semakin berkurang.

3. Keberlanjutan

Para responden survei HID menyebut bahwa keberlanjutan terus menempati peringkat teratas prioritas bisnis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!