TikTok Dicurigai Kumpulkan Data Pengguna Android

Sabtu, 15 Agustus 2020 - 09:02 WIB
Aplikasi buatan China TikTok. FOTO/ IST
JAKARTA - TikTok diduga mengumpulkan MAC address perangkat pengguna selama 18 bulan. Tindakan tersebut dianggap melanggar ketentuan platform Android.

Informasi ini pertama kali diungkap dalam investigasi yang dilakukan Wall Street Journal. BACA JUGA - Hati-Hati! Nomor WhatsApp Pemred SINDO Media Dibajak



MAC address berfungsi sebagai pengenal unik untuk tiap perangkat pengguna. Pengenal ini dianggap cukup bernilai untuk iklan dan bahkan, bisa menjadi tools pelacakan yang berpotensi invasif.(Baca juga: Ribuan Warga Srengseng Demo Penutupan Jalan di Perumahan Intercone )

Namun, sejak 2015 lalu App Store iOS dan Google Play Store telah melarang praktik pengumpulan MAC addres dalam kebijakan. Tapi, TikTok masih bisa mendapatkan pengenal melalui celah.(Baca juga: IndiHome Down, Jaringan Internet Telkomsel Melambat )

Sebuah studi yang dikutip oleh Journal menemukan bahwa hampir 350 aplikasi di Google Play Store telah memanfaatkan celah serupa, umumnya untuk tujuan penargetan iklan.

TikTok sendiri sudah menghentikan praktik akses MAC address ini sejak November tahun lalu, terkait dengan tekanan politik yang meningkat dari Amerika Serikat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!