MediaTek Segera Aktifkan Teknologi Codec Video AV1 di Ponsel Android
Jum'at, 01 Mei 2020 - 04:45 WIB
Lebih lanjut dikatakan, industri melaporkan pasar streaming video akan berkembang dengan CAGR 19,6% dan menyentuh USD124,57 miliar di tahun 2025. Sekaligus salah satu pendorong utama layanan-layanan 5G. MediaTek berada di depan dalam upaya mengaktifkan streaming video efektif dengan AV1.
Lee mengutarakan, codec video AV1 menciptakan perubahan signifikan dalam industri streaming video. Pertama diluncurkan di tahun 2018 oleh Alliance for Open Media (AOMedia), AV1 bebas-royalti, dikembangkan untuk menggantikan codec VP9 dan menjadi standar Internet Video Codec (NETVC). AV1 merupakan sebuah teknologi codec video berkinerja-sangat-tinggi yang menghasilkan efisiensi kompresi 30% lebih baik dibandingkan VP9.
“AV1 telah menjadi sebuah format yang semakin penting untuk memungkinkan pemutaran resolusi tinggi di perangkat genggam, dan kami bangga bahwa MediaTek telah mengimplementasikan perangkat keras AV1 khusus untuk mendorong adopsi format ini, seperti yang ada di SoC 5G Dimensity 1000,” timpal Matt Frost, Director of Product Management, Google Chrome.
Lee mengutarakan, codec video AV1 menciptakan perubahan signifikan dalam industri streaming video. Pertama diluncurkan di tahun 2018 oleh Alliance for Open Media (AOMedia), AV1 bebas-royalti, dikembangkan untuk menggantikan codec VP9 dan menjadi standar Internet Video Codec (NETVC). AV1 merupakan sebuah teknologi codec video berkinerja-sangat-tinggi yang menghasilkan efisiensi kompresi 30% lebih baik dibandingkan VP9.
“AV1 telah menjadi sebuah format yang semakin penting untuk memungkinkan pemutaran resolusi tinggi di perangkat genggam, dan kami bangga bahwa MediaTek telah mengimplementasikan perangkat keras AV1 khusus untuk mendorong adopsi format ini, seperti yang ada di SoC 5G Dimensity 1000,” timpal Matt Frost, Director of Product Management, Google Chrome.
(iqb)
Lihat Juga :