Tragedi Luar Angkasa: Kata-kata Terakhir Astronot Sebelum Tewas Terpanggang
Jum'at, 01 Maret 2024 - 17:38 WIB
Untuk diketahui, dalam misi yang dijalankan Komarov, Soviet rencanamnya akan mengirim dua pesawat ruang angkasa ke orbit. Soyuz 1, berisi Komarov,
akan diluncurkan terlebih dahulu, dan menunggu satu hari hingga kedatangan Soyuz 2.
Kapal-kapal tersebut kemudian direncanakan akan bertemu, dan Komarov akan melakukan perjalanan luar angkasa, merangkak keluar dari pesawatnya sendiri dan masuk ke Soyuz 2. Satu dari dua kosmonot di atas kapal Soyuz 2 kemudian akan memasuki Soyuz 1 sebelum kedua kapal berangkat ke Bumi.
Ada klaim, meskipun banyak dibantah, bahwa beberapa bulan sebelum rencana peluncuran, sudah jelas bahwa hal itu tidak akan berjalan dengan baik. Pasalnya teknisi pesawat dan juga Yuri Gagarin menemukan 203 masalah struktural.
Menurut penulis Starman, yang mewawancarai Venyamin Russayev, agen KGB yang ditugaskan untuk menangani Gagarin, teman-teman Komarov berusaha meyakinkannya untuk menolak menerbangkan pesawat tersebut, dengan pertimbangan bahwa konsekuensinya adalah kematian.
Namun, Komarov tahu bahwa jika dia mundur, mereka akan mengirimkan temannya Gagarin. Komarov menolak untuk mundur, mengetahui bahwa hal itu mungkin berarti kematiannya dan ia pun meminta jika ada yang tidak beres, ia ingin acara pemakamannya dilakukan dengan peti mati terbuka.
akan diluncurkan terlebih dahulu, dan menunggu satu hari hingga kedatangan Soyuz 2.
Kapal-kapal tersebut kemudian direncanakan akan bertemu, dan Komarov akan melakukan perjalanan luar angkasa, merangkak keluar dari pesawatnya sendiri dan masuk ke Soyuz 2. Satu dari dua kosmonot di atas kapal Soyuz 2 kemudian akan memasuki Soyuz 1 sebelum kedua kapal berangkat ke Bumi.
Ada klaim, meskipun banyak dibantah, bahwa beberapa bulan sebelum rencana peluncuran, sudah jelas bahwa hal itu tidak akan berjalan dengan baik. Pasalnya teknisi pesawat dan juga Yuri Gagarin menemukan 203 masalah struktural.
Menurut penulis Starman, yang mewawancarai Venyamin Russayev, agen KGB yang ditugaskan untuk menangani Gagarin, teman-teman Komarov berusaha meyakinkannya untuk menolak menerbangkan pesawat tersebut, dengan pertimbangan bahwa konsekuensinya adalah kematian.
Namun, Komarov tahu bahwa jika dia mundur, mereka akan mengirimkan temannya Gagarin. Komarov menolak untuk mundur, mengetahui bahwa hal itu mungkin berarti kematiannya dan ia pun meminta jika ada yang tidak beres, ia ingin acara pemakamannya dilakukan dengan peti mati terbuka.
Lihat Juga :