Samsung Tergelincir: Laba Anjlok 85%, Berharap AI Generatif dan Galaxy S24 Jadi Penyelamat

Senin, 19 Februari 2024 - 09:54 WIB
Samsung mengatakan bisnis memori menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Namun, itu tidak cukup untuk mencegah terjadinya kerugian operasional KRW 2,18 triliun (USD1,63 miliar) pada kuartal keempat 2023.

Menurut Nikkei, ini adalah kerugian tahunan pertama divisi semikonduktor dalam 15 tahun sejak krisis keuangan global 2008. Juga, kerugian terbesar hingga saat ini.

Divisi layar visual dan peralatan digital Samsung juga membukukan kerugian operasional KRW 0,05 triliun (USD37,5 juta) meskipun penjualan TV berjalan baik pada kuartal keempat dikarenakan musim liburan.

Adapun bisnis mobile Samsung menunjukkan penurunan penjualan dan laba dari kuartal ke kuartal, karena penjualan smartphone yang lebih rendah.

Untuk kuartal pertama 2024, strategi Samsung adalah meningkatkan keuntungan dengan “meningkatkan penjualan produk bervalue tinggi,”. Salah satunya komponen yang ditujukan untuk produk AI generatif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!