Paus Tidur Vertikal Jadi Fenomena Menakjubkan yang Masih Misterius

Jum'at, 16 Februari 2024 - 09:16 WIB
Menurut Bruce, mamalia laut juga dapat menghirup lebih banyak udara dengan setiap napas, karena paru-paru mereka secara proporsional lebih besar daripada manusia.

Selain itu, mereka bertukar lebih banyak udara dengan setiap inhalasi dan ekspirasi. Sel darah merah mereka juga membawa lebih banyak oksigen.

Dan saat menyelam, darah mamalia laut hanya mengalir ke bagian tubuh yang membutuhkan oksigen - jantung, otak, dan otot renang. Pencernaan dan proses lainnya harus menunggu.

Baca Juga: Jawaban Ilmiah Paus Berparuh Sulit Ditemukan di Tempat Asing yang Bukan Habitatnya

Terakhir, hewan ini memiliki toleransi yang lebih tinggi terhadap karbon dioksida (CO2). Otak mereka tidak memicu respons pernapasan sampai kadar CO2 jauh lebih tinggi daripada yang bisa ditoleransi manusia.

Mekanisme ini, bagian dari respons penyelaman mamalia laut, merupakan adaptasi untuk hidup di lingkungan air dan membantu selamaprosestidur.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!