Film Dirty Vote Mendadak Hilang dari Pencarian YouTube

Senin, 12 Februari 2024 - 17:16 WIB
Padahal, film dokumenter ini masih bisa diakses melalui tautan asli yang dibagikan oleh Co-Founder Watchdoc, Dandhy Laksono. Video ini telah memperoleh lebih dari 4 juta views dan 44 ribu komentar pada Senin (12/2).

Beberapa warganet juga mengungkapkan bahwa mereka tidak dapat menemukan video asli film “Dirty Vote” saat melakukan pencarian. Beberapa bahkan mengemukakan dugaan bahwa Google melakukan shadow ban terhadap video tersebut di YouTube.

Sebelumnya, film Dokumenter Dirty Vote yang memuat dugaan kecurangan yang dilakukan dalam Pemilu 2024 menjadi sorotan seusai di rilis hari ini, Minggu (11/2). Film yang dikupas tiga akademisi Bivitri Susanti, Feri Amsari, dan Zainal Arifin Mochtar itu ternyata diproduksi dengan dana patungan.

Diketahui, Film Dokumenter Dirty Vote sudah mencapai 1,4 juta penononton per pukul 20.48 WIB di YouTube. Salah satu tokoh utama, Zainal Arifin Mochtar mengaku bersyukur dan berterima kasih atas antusias orang-orang menonton film yang menguak kecurangan pemilu tersebut.

"Teman2, terima kasih untuk bersama2 melawan sehormat-hormatnya. Ini kami dedikasikan secara bersama," ujarnya di akun resmi Instagramnya @zainalarifinmochtar, Minggu (11/2/2024).

"Saya mohon maaf, ada ratusan menuju ke ribuan mention di post instagram yg sy terima dan mulai mustahil untuk bs merepost semuanya," ucapnya. "Akhirnya saya pilih acak saja untuk merepost beberapa diantaranya. Sy bahasakan sebagai antusiasme melakukan perlawanan. Panjang umur perjuangan!!!" tandas Zainal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!