Headset Vision Pro Apple Disebut Sembunyikan Satu Lagi Colokan

Minggu, 04 Februari 2024 - 09:12 WIB
Tapi apa yang sebenarnya dilakukan oleh Vision Pro, dan seberapa besar daya tariknya?

VR membenamkan pengguna dalam dunia yang sepenuhnya dibuat oleh komputer, secara luas mengisolasi mereka dari lingkungan fisik mereka. Meski dunia nyata tetap tampak, AR menambahkan elemen-elemen yang dihasilkan komputer dengan tujuan untuk meningkatkan konteks lingkungan fisik kita.

Istilah yang sering digunakan secara bergantian dengan AR adalah mixed reality, mengacu pada seperangkat teknologi imersif termasuk AR, yang memberikan “campuran” yang berbeda dari dunia fisik dan virtual. Ketiga teknologi ini sering disebut secara kolektif sebagai XR.

Perpaduan VR dan AR tampaknya menjadi bagian penting dari pemikiran Apple, dengan Vision Pro yang memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan tingkat imersi mereka dengan memutuskan seberapa banyak dunia nyata yang dapat mereka lihat. Transisi antara dua pengalaman ini mungkin akan menjadi tren untuk HMD di masa depan.

Perangkat ini juga memiliki fitur yang disebut EyeSight untuk menampilkan mata pemakainya melalui lensa kaca saat dibutuhkan sehingga memungkinkan interaksi yang lebih alami dengan orang-orang di sekitar mereka - sebuah tantangan bagi banyak HMD.

Dalam hal spesifikasi teknis, Vision Pro sangat mengesankan. Perangkat tersebut menggunakan kombinasi microchip M2 dan chip baru yang disebut R1. M2 menjalankan visionOS, yang disebut Apple sebagai sistem operasi spasial pertamanya, bersama dengan algoritme visi komputer dan pembuatan grafik komputer.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!