Ilmuwan Menemukan Planet dengan Ekor Sepanjang Jakarta-Semarang
Selasa, 16 Januari 2024 - 21:35 WIB
Baca Juga: 7 Planet Baru Temuan NASA yang Panasnya Melebihi Matahari
Planet baru di luar tata surya ini cukup dekat dengan mataharinya untuk melakukan orbit lengkap dalam waktu kurang dari empat hari, menyebabkan atmosfernya terdegradasi oleh radiasi bintang pada tingkat 200.000 ton per detik dan membentuk ekor oleh angin bintangnya.
Tim peneliti menemukan bahwa ekor WASP-69b setidaknya tujuh kali lebih panjang dari planet itu sendiri. Kendati demikian, planet ini, yang memiliki massa sekitar 90 kali massa Bumi, tidak dalam bahaya hancur sebelum bintangnya padam.
Baca Juga: China Cari Planet Baru Pengganti Bumi Gunakan Teleskop Terbang
"WASP-69b memiliki cadangan material yang sangat besar sehingga kehilangan jumlah massa yang sangat besar ini tidak akan terlalu memengaruhinya selama hidupnya. Ini tidak berbahaya kehilangan seluruh atmosfernya selama masa hidup bintang," ujar Dakotah Tyler, penulis utama penelitian ini.
Planet baru di luar tata surya ini cukup dekat dengan mataharinya untuk melakukan orbit lengkap dalam waktu kurang dari empat hari, menyebabkan atmosfernya terdegradasi oleh radiasi bintang pada tingkat 200.000 ton per detik dan membentuk ekor oleh angin bintangnya.
Tim peneliti menemukan bahwa ekor WASP-69b setidaknya tujuh kali lebih panjang dari planet itu sendiri. Kendati demikian, planet ini, yang memiliki massa sekitar 90 kali massa Bumi, tidak dalam bahaya hancur sebelum bintangnya padam.
Baca Juga: China Cari Planet Baru Pengganti Bumi Gunakan Teleskop Terbang
"WASP-69b memiliki cadangan material yang sangat besar sehingga kehilangan jumlah massa yang sangat besar ini tidak akan terlalu memengaruhinya selama hidupnya. Ini tidak berbahaya kehilangan seluruh atmosfernya selama masa hidup bintang," ujar Dakotah Tyler, penulis utama penelitian ini.
(msf)
Lihat Juga :