Mengapa Jerman Mengimbau Warganya Meninggalkan Lebanon?
Senin, 08 Januari 2024 - 07:19 WIB
"Kami tidak takut perang. Kami tidak merasa takut. Kami tidak ragu. Jika kami ragu, kami akan berhenti di garis depan."
Nasrallah menyampaikan pesannya sambil memperingati kematian komandan Pasukan Quds Iran, Qasem Soleimani, dan pemimpin milisi Irak Abu Mahdi al-Muhandis, satu hari setelah serangan Israel yang diduga menewaskan Arouri di Dahieh, kubu kuat Hizbullah di Beirut. "Kejahatan besar ini tidak akan tinggal tanpa respons dan hukuman," katanya, tanpa menyebut waktu atau tanggal untuk pembalasan.
Baca Juga: Saleh Arouri, Sosok Penggerak Utama Keuangan Hamas yang Tewas Dibom Israel
Nasrallah memuji tindakan perlawanan di Irak, Suriah, Yaman, Tepi Barat, dan Gaza. Milisi yang didukung Iran di Irak telah menyerang pasukan AS di negara mereka dan Suriah lebih dari 100 kali sebagai respons terhadap perang Israel-Hamas. Sementara pasukan Houthi yang didukung Iran di Yaman telah menyerang pengiriman internasional di Laut Merah dan meluncurkan misil ke arah Israel.
Nasrallah khususnya memuji peran Houthi dalam konflik, menyebut tindakan mereka di Laut Merah sebagai langkah berani. Sementara itu, Hizbullah telah menyerang posisi Israel di sepanjang perbatasan Lebanon-Israel sejak perang dimulai, termasuk beberapa serangan setelah kematian Arouri. Namun mereka menahan diri untuk tidak melancarkan serangan besar-besaran.
Nasrallah menyampaikan pesannya sambil memperingati kematian komandan Pasukan Quds Iran, Qasem Soleimani, dan pemimpin milisi Irak Abu Mahdi al-Muhandis, satu hari setelah serangan Israel yang diduga menewaskan Arouri di Dahieh, kubu kuat Hizbullah di Beirut. "Kejahatan besar ini tidak akan tinggal tanpa respons dan hukuman," katanya, tanpa menyebut waktu atau tanggal untuk pembalasan.
Baca Juga: Saleh Arouri, Sosok Penggerak Utama Keuangan Hamas yang Tewas Dibom Israel
Nasrallah memuji tindakan perlawanan di Irak, Suriah, Yaman, Tepi Barat, dan Gaza. Milisi yang didukung Iran di Irak telah menyerang pasukan AS di negara mereka dan Suriah lebih dari 100 kali sebagai respons terhadap perang Israel-Hamas. Sementara pasukan Houthi yang didukung Iran di Yaman telah menyerang pengiriman internasional di Laut Merah dan meluncurkan misil ke arah Israel.
Nasrallah khususnya memuji peran Houthi dalam konflik, menyebut tindakan mereka di Laut Merah sebagai langkah berani. Sementara itu, Hizbullah telah menyerang posisi Israel di sepanjang perbatasan Lebanon-Israel sejak perang dimulai, termasuk beberapa serangan setelah kematian Arouri. Namun mereka menahan diri untuk tidak melancarkan serangan besar-besaran.
(msf)
Lihat Juga :