Satelit Cuaca AS Tangkap Penampakan Fenomena Langka Matahari

Senin, 08 Januari 2024 - 06:34 WIB
"Ini setara dengan musim badai di luar angkasa. Kita akan memasuki musim badai lainnya," Mark Miesch, seorang ilmuwan di Pusat Prediksi Cuaca Luar Angkasa Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional, dikutip Mashable, Minggu. (7/1/2024).

Dalam foto yang diabadikan, Matahari tidak hanya memancarkan jilatan api matahari. Ia juga mengeluarkan coronal mass ejections atau CME yang terjadi ketika matahari mengeluarkan sejumlah besar gas super panas.

Tapi jangan khawatir karena, atmosfer melindungi manusia dari hal-hal seperti sinar-X dan partikel energik yang dipancarkan Matahari. Selain itu medan magnet Bumi yang kuat juga dapat membelokkan banyak partikel dari badai Matahari.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!