Kelompok Hacker Rusia Bobol Jaringan Kyivstar, Ukraina Alami Kerugian Besar
Jum'at, 05 Januari 2024 - 11:25 WIB
Kelompok peretas bernama Solntsepek, yang memiliki hubungan dengan unit GRU angkatan bersenjata Rusia, sebelumnya mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Kelompok tersebut mengklaim 10.000 komputer, lebih dari 4.000 server, dan semua penyimpanan cloud serta sistem cadangan yang dimiliki oleh Kyivstar telah terhapus dalam serangan tersebut.
Vitiuk mengatakan malware yang digunakan kemungkinan besar merupakan penghapus data. Namun, pihaknya masih menyelidiki masing-masing sampel perangkat lunak berbahaya tersebut.
Vitiuk tidak memberikan rincian namun mengkonfirmasi bahwa ribuan server virtual dan PC telah hancur dalam serangan "skala besar". “Penyelidik kesulitan menganalisis vektor serangan karena infrastruktur Kyivstar terhapus,” katanya.
Peneliti keamanan siber memperkirakan akan ada lebih banyak dampak buruk setelah pemadaman listrik pada bulan Desember. “Jika penyerang berada di jaringan organisasi selama lebih dari enam bulan, mereka akan mengakses sebagian besar data operator,” kata William Wright, CEO Closed Door Security, kepada Information Security Media Group.
Vitiuk mengatakan malware yang digunakan kemungkinan besar merupakan penghapus data. Namun, pihaknya masih menyelidiki masing-masing sampel perangkat lunak berbahaya tersebut.
Vitiuk tidak memberikan rincian namun mengkonfirmasi bahwa ribuan server virtual dan PC telah hancur dalam serangan "skala besar". “Penyelidik kesulitan menganalisis vektor serangan karena infrastruktur Kyivstar terhapus,” katanya.
Peneliti keamanan siber memperkirakan akan ada lebih banyak dampak buruk setelah pemadaman listrik pada bulan Desember. “Jika penyerang berada di jaringan organisasi selama lebih dari enam bulan, mereka akan mengakses sebagian besar data operator,” kata William Wright, CEO Closed Door Security, kepada Information Security Media Group.
Lihat Juga :