Teknologi Elektromagnet, Rahasia di Balik Kecepatan Tinggi Roller Coaster
Selasa, 02 Januari 2024 - 18:00 WIB
Perbedaan utama antara peluncur LIM dan LSM terletak pada cara kerja arus elektromagnetik. Peluncur LIM menggunakan logam magnetik non-direksional dengan dipol pada lokasi acak. Kedua medan magnetik menghasilkan apa yang dikenal sebagai arus Eddy menimbulkan medan lawan ketika kereta melewati sirip rel, mendorong kereta sepanjang rel dengan kecepatan tinggi.
Coaster LSM, menggunakan magnet pada kereta yang dikendalikan oleh sistem terkomputerisasi. Magnet ini membuat peluncur coaster LSM menjadi tipe yang lebih disukai dalam sebagian besar roller coaster saat ini karena kemampuannya untuk menggunakan perintah program untuk memperlambat, mengurangi kecepatan, atau bahkan bergerak mundur menggunakan teknologi yang sama.
Coaster LSM lebih mahal dan memerlukan lebih banyak daya daripada roller coaster LIM. Meskipun mungkin terlihat membingungkan dan penuh dengan istilah fisika, roller coaster peluncuran modern pada dasarnya adalah dua arus magnetik yang saling tertarik dan didorong menjauh satu sama lain sehingga memungkinkan kereta bergerak tanpa harus memiliki roda yang berkontak dengan rel.
Baca Juga: Horor! Dua Kereta Roller Coaster Tabrakan di Legoland, 30 Terluka
Jenis peluncur lainnya, yaitu roller coaster peluncuran hidrolik dan roller coaster peluncuran udara terkompresi. Seperti namanya, roller coaster hidrolik menggunakan cairan hidrolik dalam tangki bersama dengan kabel dan motor hidrolik untuk mendorong kereta roller coaster sepanjang rel.
Metode peluncuran ini akan digunakan dalam berbagai roller coaster hingga pertengahan tahun 1990an ketika elektromagnet mulai populer. Roller coaster hidrolik modern tercepat di dunia adalah Formula Rossa, yang dapat mencapai lebih dari 370 kilometer per jam.
Coaster LSM, menggunakan magnet pada kereta yang dikendalikan oleh sistem terkomputerisasi. Magnet ini membuat peluncur coaster LSM menjadi tipe yang lebih disukai dalam sebagian besar roller coaster saat ini karena kemampuannya untuk menggunakan perintah program untuk memperlambat, mengurangi kecepatan, atau bahkan bergerak mundur menggunakan teknologi yang sama.
Coaster LSM lebih mahal dan memerlukan lebih banyak daya daripada roller coaster LIM. Meskipun mungkin terlihat membingungkan dan penuh dengan istilah fisika, roller coaster peluncuran modern pada dasarnya adalah dua arus magnetik yang saling tertarik dan didorong menjauh satu sama lain sehingga memungkinkan kereta bergerak tanpa harus memiliki roda yang berkontak dengan rel.
Baca Juga: Horor! Dua Kereta Roller Coaster Tabrakan di Legoland, 30 Terluka
Jenis peluncur lainnya, yaitu roller coaster peluncuran hidrolik dan roller coaster peluncuran udara terkompresi. Seperti namanya, roller coaster hidrolik menggunakan cairan hidrolik dalam tangki bersama dengan kabel dan motor hidrolik untuk mendorong kereta roller coaster sepanjang rel.
Metode peluncuran ini akan digunakan dalam berbagai roller coaster hingga pertengahan tahun 1990an ketika elektromagnet mulai populer. Roller coaster hidrolik modern tercepat di dunia adalah Formula Rossa, yang dapat mencapai lebih dari 370 kilometer per jam.
Lihat Juga :