Ilmuwan Rusia Dijebloskan ke Penjara Gara-Gara Sistem AI Mengidentifikasi sebagai Pembunuh

Jum'at, 22 Desember 2023 - 14:37 WIB
Orang itu juga mengingat bahwa Tsvetkov memiliki tato cincin di jarinya dan pola Celtic di tangan kirinya. Tetapi keluarga ilmuwan tersebut mengatakan bahwa ia tidak pernah memiliki tato.

Sang ahli hidrologi juga diduga dipaksa untuk menulis pengakuan yang kemudian dicabutnya, dan ia menghabiskan 10 bulan terakhir di balik jeruji, sementara keluarganya berusaha keras untuk membebaskannya.

Baca Juga: Pria Ini Korban Salah Tangkap, Dikira Bos Mafia yang Lakukan Pengeboman

Menurut beberapa sumber berita, meskipun ada tumpukan bukti yang membebaskan Tsvetkov dari tuduhan pembunuhan ini, pihak berwenang Rusia memilih untuk mempercayai perangkat lunak berbasis kecerdasan buatan. Sistem itu menemukan bahwa penampilan ahli hidrologi tersebut sejajar sekitar 55 persen dengan penjahat yang dicari, yang sepertinya cukup untuk membenarkan penahanannya.

Kasus Alexander Tsvetkov telah menjadi berita utama di Rusia selama berbulan-bulan, dan setelah kampanye meminta pembebasannya, serta desas-desus intervensi Vladimir Putin , dia dibebaskan awal bulan ini. Namun, tuduhan terhadapnya belum dicabut, sehingga ia masih belum sepenuhnya bebas dari masalah hukum.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!