Juragan Bytedance dan Pendiri TikTok Alumni Microsoft, China Merem Hadapi AS
Senin, 10 Agustus 2020 - 00:04 WIB
“AS seharusnya mendapatkan persentase besar karena kita membuat kesepakatan itu memungkinkan terjadi,” kata Trump, dilansir BBC. “Saya pikir itu sangat adil,” ujarnya.
Permintaan potongan oleh Trump memicu polemik. Nicholas Klein, pengacara di DLA Piper mengungkapkan, pemerintah tidak memiliki otoritas untuk mengambil potongan dalam kesepakatan swasta. Harian China Daily milik Pemerintah China menyatakan, Beijing tidak akan menerima “pencurian” terhadap perusahaan teknologi China.
Charlotte Jee, reporter MIT Technology Review, menyatakan komentar Trump “sungguh mengherankan”. “Saya pikir itu seperti perilaku mafia yang mengancam dengan menurunkan harga, kemudian meminta potongan dari kesepakatan itu. Setelah itu, dia mengucapkan terima kasih atas apa yang telah dilakukan,” ungkap Jee.
Sebelumya Microsoft untuk pertama kali mengonfirmasi rencana untuk mengakuisisi Tik-Tok, aplikasi media sosial yang sedang populer di dunia. Investor lainnya juga diundang untuk ikut serta dalam akuisisi tersebut.
Permintaan potongan oleh Trump memicu polemik. Nicholas Klein, pengacara di DLA Piper mengungkapkan, pemerintah tidak memiliki otoritas untuk mengambil potongan dalam kesepakatan swasta. Harian China Daily milik Pemerintah China menyatakan, Beijing tidak akan menerima “pencurian” terhadap perusahaan teknologi China.
Charlotte Jee, reporter MIT Technology Review, menyatakan komentar Trump “sungguh mengherankan”. “Saya pikir itu seperti perilaku mafia yang mengancam dengan menurunkan harga, kemudian meminta potongan dari kesepakatan itu. Setelah itu, dia mengucapkan terima kasih atas apa yang telah dilakukan,” ungkap Jee.
Sebelumya Microsoft untuk pertama kali mengonfirmasi rencana untuk mengakuisisi Tik-Tok, aplikasi media sosial yang sedang populer di dunia. Investor lainnya juga diundang untuk ikut serta dalam akuisisi tersebut.
(wbs)
Lihat Juga :