Kilas Balik Perkembangan Kecerdasan Buatan di 2023: Meledak dan Penuh Drama!

Sabtu, 16 Desember 2023 - 07:22 WIB

3. Maret

Google membuka akses ke Bard untuk sejumlah pengguna terbatas. Langkah ini sebagian besar dipandang sebagai sarana bagi Google untuk mengimbangi salah satu pesaing terbesarnya di bidang teknologi.

Tidak mau kalah, Mark Zuckerberg dari Meta mengumumkan bahwa AI adalah investasi terbesar perusahaan.

4. April

Google mengumumkan bahwa mereka menyatukan tim Brain AI dari Google Research dan DeepMind untuk membentuk organisasi baru yang fokus di AI: Google DeepMind. Lalu, Amazon mengumumkan platform Bedrock-nya, yang memberi pelanggan perusahaan akses ke model landasan generatif AI dan model landasan Titan miliknya sendiri.

5. Mei

Google membuka chatbot Bard untuk publik. Mereka juga meluncurkan Search Generative Experience, penelusuran generatif versi Google yang didukung AI, pada konferensi pengembang I/O.

Microsoft kemudian membalas dengan mengungkapkan bahwa mereka membawa Windows Copilot yang mendukung AI ke Windows 11. Kapitalisasi pasar Nvidia sempat mencapai USD1 triliun untuk pertama kalinya, memperkuat statusnya sebagai pemimpin chip AI.

6. Juli

Ketika AI terus menjadi berita utama, pemerintahan Biden mengumumkan bahwa mereka mendapatkan perjanjian dari Amazon, Anthropic, Google, Inflection, Meta, Microsoft, dan OpenAI untuk mematuhi aturan sukarela terkait keselamatan dan pengembangan AI.

Microsoft mengumumkan akan membebankan biaya kepada pelanggan sebesar USD30 per bulan per pengguna untuk Microsoft 365 Copilot, yang menambahkan kemampuan AI generatif ke rangkaian produktivitas perusahaan.

7. Agustus

Google menanggapinya dengan mengatakan bahwa mereka juga akan meminta USD30 per bulan, per pengguna untuk penawaran produktivitas AI generatifnya sendiri, Duet AI for Workspace.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!