Ini Ramalan Nostradamus Terkait Tahun 2024, Terjadi Perang dan Kelaparan
Rabu, 13 Desember 2023 - 14:58 WIB
Peramal terkenal Nostradamus ternyata pernah menggambarkan kondisi dunia di 2024. Foto/Times of India
LONDON - Peramal terkenal Nostradamus ternyata pernah menggambarkan kondisi dunia tahun 2024 . Nostradamus meramalkan kondisi dunia di tahun naga kayu tersebut akan sangat mengkhawatirkan.
Dilaporkan Times of India, Rabu (13/12/2023), Nostradamus dalam bukunya berjudul Les Propheties yang dirilis pada 1555, sempat memberikan gambaran kondisi dunia di 2024. Dalam buku itu pria yang dijuluki Nabi Kiamat itu menyebutkan dunia akan didera oleh gejolak global.
Dia menyebutkan akan ada perang panjang yang terjadi di laut. Selain itu krisis kemanusiaan juga akan terjadi.
Baca juga; Profil Nostradamus, Astrolog Prancis yang Ramalannya Banyak Melenceng
Lebih lanjut penafsir ramalan Nostradamus, Mario Reading memperkirakan akan adanya gejolak di lingkungan Kerajaan Inggris. Mario Reading menyebutkan akan ada penggantian pemilik takhta kerajaan di Inggris.
Raja yang sekarang berkuasa di Inggris nantinya di 2024 akan turun tahta. Dia akan digantikan oleh anaknya yang kedua. "Pangeran Harry, yang sering disebut sebagai pewaris cadangan, bisa naik takhta, melewati Pangeran William," terang Mario Reading.
Dilaporkan Times of India, Rabu (13/12/2023), Nostradamus dalam bukunya berjudul Les Propheties yang dirilis pada 1555, sempat memberikan gambaran kondisi dunia di 2024. Dalam buku itu pria yang dijuluki Nabi Kiamat itu menyebutkan dunia akan didera oleh gejolak global.
Dia menyebutkan akan ada perang panjang yang terjadi di laut. Selain itu krisis kemanusiaan juga akan terjadi.
Baca juga; Profil Nostradamus, Astrolog Prancis yang Ramalannya Banyak Melenceng
Lebih lanjut penafsir ramalan Nostradamus, Mario Reading memperkirakan akan adanya gejolak di lingkungan Kerajaan Inggris. Mario Reading menyebutkan akan ada penggantian pemilik takhta kerajaan di Inggris.
Raja yang sekarang berkuasa di Inggris nantinya di 2024 akan turun tahta. Dia akan digantikan oleh anaknya yang kedua. "Pangeran Harry, yang sering disebut sebagai pewaris cadangan, bisa naik takhta, melewati Pangeran William," terang Mario Reading.
Lihat Juga :