Keunggulan Rudal Martlet, Pembunuh Drone Andalan Ukraina Berteknologi Laser

Rabu, 06 Desember 2023 - 12:05 WIB
Thales, yang membuat rudal tersebut di Irlandia Utara, menyebut rudal Martlet juga dirancang untuk beroperasi di lingkungan perkotaan. "Ini adalah kemampuan tambahan yang berguna untuk Ukraina dan tentu saja semakin banyak senjata yang mereka dapatkan semakin baik," kata Hambling.

Namun, rudal tersebut harganya jauh lebih mahal, mungkin hingga 50 kali lebih mahal daripada biaya drone biasa milik Ukraina. "Martlet tanpa diragukan lagi lebih efektif dan akan sangat disambut baik, tetapi dalam jumlah kecil ini menjadi kemampuan khusus," ujar Hambling.

Baca Juga: Jenderal Rusia Tewas Dihantam Serangan Rudal Ukraina di Zaporizhzhia

Pada akhir November, militer Ukraina mengatakan Rusia telah meluncurkan gelombang serangan drone Shahed di wilayahnya. Sedikitnya 75 drone diluncurkan ke Ukraina dari dua lokasi di Rusia. Drone-drone Rusia menyerang setidaknya enam wilayah, termasuk Kyiv.

Militer Ukraina memprediksi, Kremlin akan mengulangi kampanye serangan rudal dan drone yang dahsyat. Juru bicara Angkatan Udara Ukraina, Kolonel Yuriy Ignat, mengatakan pada awal Oktober Kyiv bersiap untuk serangan drone yang lebih besar daripada tahun sebelumnya, dengan mencatat 500 drone Shahed diluncurkan oleh Rusia pada September 2023 saja.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!