Lubang Raksasa Muncul di Matahari, Berukuran 60 Kali Bumi dan Muntahkan Angin Supercepat

Rabu, 06 Desember 2023 - 07:31 WIB
Lubang koronal terjadi ketika medan magnet yang menahan matahari di tempatnya tiba-tiba terbuka. Menurut National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) kondisi itu menyebabkan isi permukaan atas matahari mengalir dalam bentuk angin matahari.

Lubang koronal tampak sebagai bercak gelap karena lebih dingin dan kurang padat dibandingkan plasma di sekitarnya. Hal ini serupa dengan penyebab bintik matahari tampak berwarna hitam – namun tidak seperti bintik matahari, lubang koronal tidak terlihat kecuali jika dilihat dalam sinar ultraviolet.



“Aliran radiasi dari lubang koronal jauh lebih cepat dibandingkan angin matahari normal. Seringkali memicu gangguan pada perisai magnet bumi, yang dikenal sebagai badai geomagnetik,” keterangan NOAA dikutip SINDOnews dari laman Live Science, Rabu (6/12/2023).

Para ahli awalnya memperkirakan lubang terbaru ini dapat memicu badai geomagnetik moderat (G2), yang dapat memicu pemadaman radio dan tampilan aurora yang kuat selama beberapa hari ke depan. Namun, intensitas angin matahari kurang dari yang diperkirakan, sehingga badai yang dihasilkan sejauh ini hanya lemah (G1).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!