Ilmuwan Ciptakan Robot Biologis dari Sel Manusia, Bisa Sembuhkan Penyakit
Senin, 04 Desember 2023 - 22:38 WIB
Jenis sel ini ditutupi oleh struktur mirip rambut kecil yang disebut silia yang membantu mencegah partikel kecil masuk ke paru-paru kita.
Dengan memanipulasi kondisi pertumbuhannya di laboratorium, tim mampu mendorong sel untuk bereplikasi menjadi organoid multiseluler dengan silia menghadap ke luar.
Beberapa varian anthrobot yang berbeda muncul, dengan bentuk yang sedikit berbeda dan ukuran berkisar antara 30 dan 500 mikrometer.
Tergantung pada susunan silianya, mereka bergerak secara acak, bergerak dalam garis lurus, atau bergerak dalam lingkaran. Mereka dapat bertahan hidup di laboratorium hingga 60 hari sebelum terdegradasi secara alami.
"Tidak seperti Xenobot, mereka tidak memerlukan pinset atau pisau bedah untuk membentuknya, dan kita dapat menggunakan sel dewasa bahkan sel dari pasien lanjut usia sebagai pengganti sel embrio,” jelas penciptanya, mahasiswa PhD Gizem Gumuskaya.
"Ini sepenuhnya dapat diperluas, kami dapat memproduksi sekumpulan bot ini secara paralel, yang merupakan awal yang baik untuk mengembangkan alat terapi," lanjutnya.
Dengan memanipulasi kondisi pertumbuhannya di laboratorium, tim mampu mendorong sel untuk bereplikasi menjadi organoid multiseluler dengan silia menghadap ke luar.
Beberapa varian anthrobot yang berbeda muncul, dengan bentuk yang sedikit berbeda dan ukuran berkisar antara 30 dan 500 mikrometer.
Tergantung pada susunan silianya, mereka bergerak secara acak, bergerak dalam garis lurus, atau bergerak dalam lingkaran. Mereka dapat bertahan hidup di laboratorium hingga 60 hari sebelum terdegradasi secara alami.
"Tidak seperti Xenobot, mereka tidak memerlukan pinset atau pisau bedah untuk membentuknya, dan kita dapat menggunakan sel dewasa bahkan sel dari pasien lanjut usia sebagai pengganti sel embrio,” jelas penciptanya, mahasiswa PhD Gizem Gumuskaya.
"Ini sepenuhnya dapat diperluas, kami dapat memproduksi sekumpulan bot ini secara paralel, yang merupakan awal yang baik untuk mengembangkan alat terapi," lanjutnya.
Lihat Juga :