NASA Beri Peringatan Badai Matahari Mengancam Bumi
Minggu, 26 November 2023 - 20:45 WIB
"Namun, lidah api Matahari adalah pelepasan cahaya dalam jumlah besar yang dipicu oleh perubahan dan penataan ulang medan magnet Matahari. Hal ini biasanya akan berjalan seiring dengan dirilisnya CME. Namun dibutuhkan waktu satu hari atau lebih hingga partikel tersebut tiba, sementara cahaya dan radiasi mencapai kita hanya dalam waktu 8 menit," lanjutnya.
Partikel CME yang menghantam medan magnet dan atmosfer Bumi dapat memicu badai geomagnetik yang menyebabkan aurora, akibat gangguan magnetosfer Bumi yang disebabkan oleh angin Matahari dapat semakin kuat dan juga terlihat di ketinggian yang lebih rendah.
“Badai geomagnetik terjadi ketika medan magnet Bumi sangat terganggu akibat letusan matahari,” kata Huw Morgan, ketua kelompok Fisika Matahari di Universitas Aberystwyth di Inggris kepada Newsweek.
“Ketika badai plasma besar meletus dari Matahari, dan badai tersebut membawa medan magnet yang arahnya berlawanan dengan medan magnet Bumi, kita mengalami badai sempurna, dan badai geomagnetik yang lebih besar," tutupnya.
Partikel CME yang menghantam medan magnet dan atmosfer Bumi dapat memicu badai geomagnetik yang menyebabkan aurora, akibat gangguan magnetosfer Bumi yang disebabkan oleh angin Matahari dapat semakin kuat dan juga terlihat di ketinggian yang lebih rendah.
“Badai geomagnetik terjadi ketika medan magnet Bumi sangat terganggu akibat letusan matahari,” kata Huw Morgan, ketua kelompok Fisika Matahari di Universitas Aberystwyth di Inggris kepada Newsweek.
“Ketika badai plasma besar meletus dari Matahari, dan badai tersebut membawa medan magnet yang arahnya berlawanan dengan medan magnet Bumi, kita mengalami badai sempurna, dan badai geomagnetik yang lebih besar," tutupnya.
(wbs)
Lihat Juga :