Singapura Lepas Nyamuk Wolbachia untuk Perangi Demam Berdarah

Rabu, 22 November 2023 - 10:43 WIB
Dalam proyek tersebut, nyamuk Aedes aegypti jantan yang membawa Wolbachia dilepasliarkan untuk kawin dengan nyamuk Aedes aegypti betina di perkotaan dan akan menghasilkan telur yang tidak menetas.

Nyamuk jantan tidak menggigit dan tidak dapat menularkan penyakit karena hanya memakan sari tumbuhan seperti nektar.

Pemerintah Indonesia sendiri telah memulai program pengendalian DBD dengan menggunakan nyamuk Wolbachia pada tahun 2023.

Program ini dilakukan di beberapa wilayah di Indonesia, termasuk di Jakarta, Bali, dan Jawa Timur. Namun belakangan program ini mendapat penolakan dari beberapa daerah di Indonesia.

Seperti dilansir dari The Native Antigen Company, salah satu potensi ancaman dari penyebaran nyamuk Wolbachia adalah terjadinya resistensi virus. Virus dengue, zika, dan chikungunya dapat bermutasi untuk menghindari efek Wolbachia.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!