Mirip Burung Phoenix, Ilmuwan Australia Terobsesi Bangkitkan Elang Pemangsa Terbesar 

Sabtu, 18 November 2023 - 18:47 WIB
Dalam makalah terbaru mereka, Dr. Mather dan Profesor Worthy bergabung dengan paleontolog Universitas Flinders Dr. Diane Fusco, Profesor Mike Lee (Flinders dan SA Museum), dan Dr. John Hellstrom (Universitas Melbourne). Mereka mempublikasikan rincian tentang temuan elang terbesar kedua, Dynatoaetus pachyosteus. Temuan ini berdasarkan tulang fosil yang ditemukan di Gua Victoria.

"Spesies elang baru ini, Dynatoaetus pachyosteus, akan memiliki rentang sayap yang mirip dengan elang ekor baji yang sekarang adalah elang hidup terbesar di Australia, tetapi tulangnya tampak lebih kokoh—terutama tulang kaki, menunjukkan bahwa ini bahkan lebih kuat dan berat," kata Dr. Mather.

Genus ini (Dynatoaetus) endemik di Australia, yang berarti ditemukan hanya di Australia dan tidak ditemukan di tempat lain di dunia.

"Sekarang kami telah menemukan dua spesies dan tahu bahwa genus ini tidak terlalu erat hubungannya dengan elang di luar Australia, kami mengusulkan bahwa kelompok pemangsa ini harus sudah ada di Australia cukup lama, bukan kedatangan yang relatif baru," kata Dr. Mather.

Baca Juga: 4 Hewan yang Hidup di Segitiga Bermuda, Nomor 2 Burung Langka Simbol Nasional

Analisis sementara menunjukkan bahwa mereka mungkin terkait dengan Elang Ular Berkumis besar dan Elang Filipina, pemangsa puncak di hutan hujan tropis Asia Tenggara dan Papua Nugini.

Tim juga pertama kali menggambarkan burung pemakan bangkai Australia (Cryptogyps lacertosus), burung seukuran elang ekor baji modern dari tulang-tulang, termasuk sepasang sayap hampir lengkap dari satu individu yang sebelumnya ditemukan dari gua bawah air, yang dikenal sebagai Green Waterhole atau Fossil Cave, dekat Mount Gambier.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!