Pertanda Kiamat, Apakah Danau Tiberias Israel Sudah Mengering?
Sabtu, 18 November 2023 - 15:13 WIB
Israel mengisi ulang danau Tiberias
Tahun 2022 menjadi tonggak awal perubahan danau Tiberias Israel yang mengering. Volume air Danau Tiberias pada awal April 2022 mendekati ambang batas. Hanya terpaut sekitar 32 cm dari kapasitas maksimumnya. Hal ini menjadi yang pertama kali dalam 30 tahun terakhir. Semua ini karena Israel membangun pabrik-pabrik desalinasi di sepanjang pantai Mediterania. Air asin yang sudah diolah dari Laut Tengah lantas dialirkan ke Danau Tiberias.
Dikutip dari Reuters, ketika pintu air terbuka, aliran air deras membanjiri sungai kering dan berlomba menuju tepian danau Tiberias Israel. Airnya segar dan berkualitas tinggi.
Jaringan baru ini juga memungkinkan Israel menggandakan jumlah air yang dijualnya ke Yordania. "Semua air tambahan yang dihasilkan oleh pabrik-pabrik ini, kami akan dapat membawanya dengan sistem pembawa air nasional ke utara dan ke Laut Galilea (Danau Tiberias). Kami tidak lagi bergantung pada hujan untuk pasokan air," kata Yoav Barkay, yang mengelola pembawa air nasional di Mekorot yang dimiliki negara.
Danau Tiberias , yang airnya diyakini oleh umat Kristen sebagai tempat Yesus berjalan, adalah waduk terbesar Israel dan memiliki daya tarik wisatawan yang luar biasa. Hotel dan tempat perkemahan melingkari tepinya yang dikelilingi oleh bukit-bukit hijau.
Baca Juga: Apakah Keringnya Danau Tiberias Tanda Datangnya Dajjal dan Hancurnya Israel?
Air dan Damai
Sistem pengisian ulang Danau Tiberias terus berjalan secara simultan sehingga memungkinkan Israel mengekspor air ke Yordania. Air adalah komponen utama dalam perjanjian perdamaian ditandatangani kedua negara pada 1994. Dalam kesepakatan itu disebutkan Israel wajib memasok Yordania dengan 50 juta meter kubik air minum setiap tahun. Jumlah itu menjadi dua kali lipat pada akhir 2021.Lihat Juga :