WeWork: Kisah Kejayaan dan Kejatuhan Startup Unicorn

Kamis, 09 November 2023 - 08:26 WIB
Kemerosotan WeWork selanjutnya menyebabkan SoftBank mengalami kerugian ekuitas lebih dari perkiraan sebesar USD11,5 miliar dan utang sebesar USD2,2 miliar lainnya.

Gara-gara WeWork ini bahkan nama besar Masayoshi Son dan SoftBank sebagai investor jitu dipertaruhkan. Sebab, kesahalan investasi ini dinilai fatal.

“Sebelum WeWork, SoftBank dikenal sangat hati-hati dan pintar dalam berinvestasi. Terutama di bawah komando Son,” kata Aswath Damodaran, profesor dari New York University.

Nah, ada beberapa alasan utama mengapa WeWork mengalami kebangkrutan. Berikut beberapa diantaranya:

1. Struktur Keuangan Buruk

WeWork menghadapi kritik atas struktur keuangan non-konvensional, termasuk hubungan rumit dengan pendiri dan mantan CEO-nya, Adam Neumann. Beberapa transaksi, seperti sewa jangka panjang yang ditandatangani dengan Neumann dan pendanaan ekuitas tambahan yang memberinya kendali yang signifikan, memunculkan keraguan investor dan pemegang saham potensial.

2. Ekspansi Terlalu Cepat

WeWork tumbuh sangat cepat dan mengambil komitmen finansial besar untuk mendirikan banyak gedung di seluruh dunia. Ekspansi yang terlalu agresif ini mengakibatkan biaya overhead yang tinggi dan tingkat pengeluaran yang sulit dijaga.

3. Kerugian Operasional Besar

WeWork mengalami kerugian operasional yang besar, terutama karena mereka terus membuka lokasi baru dan tidak mencapai titik impas dalam banyak lokasi. Model bisnis mereka tidak selalu berkelanjutan, terutama ketika biaya sewa dan renovasi properti jauh melebihi pendapatan dari penyewaan ruang kerja.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!