Ribuan Burung Mati setelah Tabrak Kaca Gedung di Amerika
Senin, 09 Oktober 2023 - 07:48 WIB
Burung yang bermigrasi di malam hari, seperti burung pipit dan burung kicau lainnya, mengandalkan bintang untuk bernavigasi. Cahaya terang dari gedung-gedung menarik sekaligus membingungkan mereka, menyebabkan terbentur jendela atau burung-burung beterbangan di sekitar lampu hingga mati karena kelelahan, sebuah fenomena yang dikenal sebagai atraksi cahaya yang fatal.
Pada 2017, misalnya, hampir 400 burung yang lewat mengalami disorientasi saat terkena lampu sorot gedung pencakar langit di Galveston, Texas, dan meninggal akibat terbentur jendela.
“Kami melihat hal ini terjadi di hampir setiap kota besar selama migrasi musim semi dan musim gugur. Ini adalah satu peristiwa yang sangat dahsyat,” kata Matt Igleski, direktur eksekutif Chicago Audubon Society.
Burung mencari makan pada siang hari dan bermigrasi pada malam hari untuk menghindari turbulensi udara dan predator. Mereka telah menunggu angin utara untuk memberikan dorongan ke selatan, tetapi pada September terjadi angin selatan yang luar biasa hangat yang membuat burung-burung tetap bertahan. Namun pada Rabu malam, gerombolan burung terbang ke selatan.
Baca Juga: Video Apokaliptik, Burung-burung Jatuh dari Langit di Kota Nuklir Rusia
Burung-burung itu terbang ke selatan melewati Chicago, mengikuti garis pantai Danau Michigan dan langsung menuju labirin bangunan yang diterangi cahaya.
Hujan menjelang fajar memaksa burung-burung tersebut turun ke tempat yang lebih rendah dan mereka menemukan lampu McCormick Place menyala. Menurut perhitungan di lapangan, hampir seribuan burung mati.
Pada 2017, misalnya, hampir 400 burung yang lewat mengalami disorientasi saat terkena lampu sorot gedung pencakar langit di Galveston, Texas, dan meninggal akibat terbentur jendela.
“Kami melihat hal ini terjadi di hampir setiap kota besar selama migrasi musim semi dan musim gugur. Ini adalah satu peristiwa yang sangat dahsyat,” kata Matt Igleski, direktur eksekutif Chicago Audubon Society.
Burung mencari makan pada siang hari dan bermigrasi pada malam hari untuk menghindari turbulensi udara dan predator. Mereka telah menunggu angin utara untuk memberikan dorongan ke selatan, tetapi pada September terjadi angin selatan yang luar biasa hangat yang membuat burung-burung tetap bertahan. Namun pada Rabu malam, gerombolan burung terbang ke selatan.
Baca Juga: Video Apokaliptik, Burung-burung Jatuh dari Langit di Kota Nuklir Rusia
Burung-burung itu terbang ke selatan melewati Chicago, mengikuti garis pantai Danau Michigan dan langsung menuju labirin bangunan yang diterangi cahaya.
Hujan menjelang fajar memaksa burung-burung tersebut turun ke tempat yang lebih rendah dan mereka menemukan lampu McCormick Place menyala. Menurut perhitungan di lapangan, hampir seribuan burung mati.
Lihat Juga :