Begini Pembagian 250 Gram Sampel Asteroid Bennu untuk Penelitian

Senin, 25 September 2023 - 19:01 WIB
Sampel itu diharapkan dapat membantu menjawab beberapa pertanyaan paling menarik dari para ilmuwan tentang asal usul kehidupan di Bumi dan masa-masa awal tata surya. “Untuk pertama kalinya dalam sejarah, kami membawa pulang barang-barang dari benda semacam ini,” kata Jim Garvin, kepala ilmuwan Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard NASA.

Misi OSIRIS-REx adalah yang pertama dari NASA berhasil mengumpulkan sampel asteroid, tetapi JAXA memiliki dua misi serupa. Hayabusa 1 milik lembaga tersebut mengumpulkan material dari asteroid Itokawa dan mengembalikannya pada tahun 2010, dan Hayabusa 2 mengembalikan sampel asteroid Ryugu pada tahun 2020.



Keberhasilan pendaratan dan pemulihan sampel asteroid Bennu menandai berakhirnya misi tujuh tahun yang penuh kejutan. Ketika pesawat ruang angkasa itu tiba di Bennu pada tahun 2018, menemukan sebuah asteroid yang lebih menyerupai tumpukan kerikil dan puing daripada batu padat.

Para ilmuwan yang menjalankan misi tersebut kemudian harus memikirkan kembali rencana pendaratan wahana tersebut. Hal itu memerlukan pemrograman ulang pesawat ruang angkasa tersebut agar dapat mendarat di area yang kurang dari seperempat ukuran lokasi pendaratan aslinya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!