NASA Bayar Rp13 Miliar untuk Bersihkan Sampah Luar Angkasa

Senin, 25 September 2023 - 07:24 WIB
Namun, semakin Sercel dan timnya meneliti penambangan asteroid , mereka semakin sadar tentang masalah sampah luar angkasa. “Dan kami pikir ini adalah solusi yang sangat baik untuk membersihkan puing-puing orbital,” kata Sercel.

Rencana TransAstra adalah menggunakan tas yang ditempelkan pada pesawat ruang angkasa kecil yang dapat terbang bersama sampah luar angkasa di orbit rendah Bumi.

Setelah berada di posisinya, pesawat itu membuka tasnya dan menutup sampah luar angkasa, lalu memasukkannya. Untuk mencegah tas robek, TransAstra sedang menguji tas berbahan Kevlar dan bahan kuat lainnya yang terbukti di luar angkasa.

Meskipun ada cara lain yang diusulkan untuk mengumpulkan sampah luar angkasa, namun seringkali hanya efektif pada benda-benda tertentu, seperti puing-puing yang bersifat magnetis atau dapat ditangkap oleh lengan robot.

Sebaliknya, tas penangkap dapat mengambil apa pun yang muat di dalamnya. “Kita bisa membuat benda seperti penangkap lalat yang bisa dimasukkan ke dalam cangkir kopi dan menangkap benda-benda seukuran semangka dan seukuran rumah yang beratnya 1.000 ton,” kata Sercel.

Tantangan Terbesar

TransAstra bukan satu-satunya perusahaan yang memiliki konsep ini. Badan Antariksa Eropa sedang merencanakan upaya yang disebut ClearSpace-1, untuk menangkap puing-puing.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!