Meta Hapus Profil Jurnalis Al Jazeera setelah Ungkap Sensor Terhadap Konten Palestina

Jum'at, 15 September 2023 - 07:37 WIB
Barbing mengungkapkan bahwa organisasinya secara khusus memantau konten Palestina berdasarkan kriteria seperti “menyukai” foto warga Palestina yang dibunuh oleh pasukan Israel. Setelah itu, mereka akan bekerja sama dengan Facebook untuk menghapus konten tersebut. Menurut Barbing, Facebook biasanya menyetujui permintaan ini.

Pakar hak asasi manusia dan hak digital, yang diwawancarai untuk program tersebut, dengan suara bulat sepakat bahwa terdapat ketidakseimbangan yang mencolok dalam cara pembatasan konten Palestina di platform tersebut.

Acara tersebut juga menampilkan Julie Owono, anggota dewan pengawas Facebook, yang mengakui bahwa terdapat inkonsistensi dalam penerapan kebijakan terhadap materi Palestina. Owono menambahkan, rekomendasi telah diteruskan ke Facebook untuk memperbaiki situasi.

Dibuat oleh Almisshal pada tahun 2006, profil yang dihapus tersebut telah mengumpulkan setidaknya 700.000 pengikut. “Tidak ada penjelasan, tidak ada peringatan,” tegas Almisshal, menunjukkan bahwa halamannya sebelumnya tidak pernah melanggar peraturan Facebook apa pun.

Baca juga; Bahayanya Facebook Ketika Mereka Menyensor Konflik Palestina-Israel
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!