Mengenal Perbedaan BRIN vs BMKG, dari Sejarah hingga Tugasnya

Kamis, 14 September 2023 - 17:37 WIB
BRIN merupakan akronim dari Badan Riset dan Inovasi Nasional. Mengutip laman resminya, lembaga ini menjalankan penelitian, pengembangan, pengkajian dan penerapan, hingga invensi dan inovasi yang terintegrasi.

Sementara itu, BMKG adalah kependekan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. Lembaga ini menjalankan tugas di bidang Meteorologi, Klimatologi, Kualitas Udara, dan Geofisika sesuai ketentuan.

2. Sejarah



Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dibentuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada tahun 2019. Pendiriannya didasarkan pada Peraturan Presiden Nomor 74 Tahun 2019 tentang Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Awalnya, BRIN menjadi bagian dari Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek). Namun, pada 5 Mei 2021, Presiden Jokowi menandatangani Peraturan Presiden Nomor 33 Tahun 2021.

Perpres tersebut secara efektif menetapkan BRIN sebagai satu-satunya badan penelitian nasional. Artinya, semua badan penelitian nasional Indonesia seperti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) bergabung menjadi BRIN.

Kemudian, posisi BRIN menjadi satu badan tersendiri dengan ada peleburan BATAN, BPPT, LAPAN dan LIPI serta lembaga riset di kementerian dan lembaga. Saat ini, BRIN dipimpin oleh Laksana Tri Handoko yang sebelumnya memimpin LIPI.

Di sisi lain, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah hadir lebih dulu dari BRIN. Melihat riwayat panjang pengamatan meteorologi dan geofisika di Indonesia, nama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) muncul pada tahun 2008.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!