Spesies Bambu Langka, Berbunga Setiap 120 Tahun Sekali
Rabu, 13 September 2023 - 13:40 WIB
“Masih ada pertanyaan tentang bagaimana batang-batang yang mati digantikan oleh generasi baru. Tampaknya, regenerasi seksual tidak berhasil, karena spesies ini gagal menghasilkan benih,” kata Toshihiro Yamada, ahli biologi konservasi dan ekologi hutan di Universitas Hiroshima, kepada Live Science, Rabu (13/9/2023).
Bambu Henon diperkenalkan ke Jepang dari China pada abad kesembilan, namun catatan ilmiah mengenai proses regenerasinya masih sedikit. Interval pembungaan selama 120 tahun didasarkan pada dokumen arsip abad kesembilan, dan koloni-koloni sebelumnya yang segera punah setelah pembungaan pada tahun 1908.
Baca juga; Cegah Longsor di Sibaganding, DLH Simalungun Tanam 300 Pohon Bambu
“Para ilmuwan 120 tahun yang lalu tidak mendeskripsikan pembungaan spesies ini dengan baik. Oleh karena itu, kita tidak tahu banyak tentang ekologi pembungaan dan proses regenerasi spesies bambu ini,” kata Yamada.
(wib)
Lihat Juga :