Google Luncurkan BigQuery Studio, Cara Baru untuk Menangani Data
Rabu, 30 Agustus 2023 - 10:09 WIB
Google meluncurkan BigQuery Studio, sebagai layanan baru dalam BigQuery, gudang data tanpa server yang dikelola sepenuhnya. Foto/TechCrunch
MENLO PARK - Google meluncurkan BigQuery Studio, sebagai layanan baru dalam BigQuery, gudang data tanpa server yang dikelola sepenuhnya. BigQuery Studio dirancang untuk memungkinkan pengguna menemukan, menjelajahi, menganalisis, dan memprediksi data.
Pengguna dapat memulai dengan notebook pemrograman untuk memvalidasi dan menyiapkan data , lalu membuka notebook tersebut di layanan lain. Termasuk Vertex AI, platform pembelajaran mesin yang dikelola Google, untuk melanjutkan pekerjaan dengan infrastruktur dan peralatan AI yang lebih terspesialisasi.
“BigQuery Studio adalah pengalaman baru yang benar-benar menempatkan orang-orang yang mengerjakan data di satu sisi dan orang-orang yang mengerjakan AI di sisi lain dalam lingkungan yang sama,” kata Gerrit Kazmaier, VP dan GM data dan analitik di Google, kepada TechCrunch dikutip SINDOnews, Rabu (30/8/2023).
Baca juga; Accenture dan Google Cloud Kerja Bareng Tawarkan Customer Data Architecture
Pengguna dapat memulai dengan notebook pemrograman untuk memvalidasi dan menyiapkan data , lalu membuka notebook tersebut di layanan lain. Termasuk Vertex AI, platform pembelajaran mesin yang dikelola Google, untuk melanjutkan pekerjaan dengan infrastruktur dan peralatan AI yang lebih terspesialisasi.
“BigQuery Studio adalah pengalaman baru yang benar-benar menempatkan orang-orang yang mengerjakan data di satu sisi dan orang-orang yang mengerjakan AI di sisi lain dalam lingkungan yang sama,” kata Gerrit Kazmaier, VP dan GM data dan analitik di Google, kepada TechCrunch dikutip SINDOnews, Rabu (30/8/2023).
Baca juga; Accenture dan Google Cloud Kerja Bareng Tawarkan Customer Data Architecture
Lihat Juga :