Ilmuwan Inggris Ungkap Teori Tempat Berlian Muncul
Kamis, 24 Agustus 2023 - 21:35 WIB
Gernon menuturkan, kimberlit paling sering terjadi pada saat lempeng tektonik mengatur ulang diri mereka secara besar-besaran, seperti saat pecahnya superkontinen Pangaea. Anehnya, kimberlites sering meletus di tengah benua dan kerak bagian dalam yang tebal, keras, dan sulit untuk dihancurkan.
“Berlian telah berada di dasar benua selama ratusan juta atau bahkan miliaran tahun. Pasti ada rangsangan yang mendorong tiba-tiba, karena letusan ini sendiri sangat kuat, sangat eksplosif,” kata Gernon.
Gernon dan rekan-rekannya memulai dengan mencari korelasi antara usia kimberlit dan tingkat fragmentasi lempeng yang terjadi pada saat itu. Mereka menemukan bahwa selama 500 juta tahun terakhir, terdapat pola di mana lempeng-lempeng tersebut mulai terlepas, kemudian 22 juta hingga 30 juta tahun kemudian, puncak letusan kimberlite.
Pola ini juga berlaku selama 1 miliar tahun terakhir, tetapi dengan ketidakpastian yang lebih besar mengingat sulitnya menelusuri siklus geologi. Misalnya, para peneliti menemukan bahwa letusan kimberlite terjadi di tempat yang sekarang disebut Afrika dan Amerika Selatan, dimulai sekitar 25 juta tahun setelah pecahnya benua super selatan Gondwana, sekitar 180 juta tahun yang lalu.
“Berlian telah berada di dasar benua selama ratusan juta atau bahkan miliaran tahun. Pasti ada rangsangan yang mendorong tiba-tiba, karena letusan ini sendiri sangat kuat, sangat eksplosif,” kata Gernon.
Gernon dan rekan-rekannya memulai dengan mencari korelasi antara usia kimberlit dan tingkat fragmentasi lempeng yang terjadi pada saat itu. Mereka menemukan bahwa selama 500 juta tahun terakhir, terdapat pola di mana lempeng-lempeng tersebut mulai terlepas, kemudian 22 juta hingga 30 juta tahun kemudian, puncak letusan kimberlite.
Pola ini juga berlaku selama 1 miliar tahun terakhir, tetapi dengan ketidakpastian yang lebih besar mengingat sulitnya menelusuri siklus geologi. Misalnya, para peneliti menemukan bahwa letusan kimberlite terjadi di tempat yang sekarang disebut Afrika dan Amerika Selatan, dimulai sekitar 25 juta tahun setelah pecahnya benua super selatan Gondwana, sekitar 180 juta tahun yang lalu.
Lihat Juga :