Ilmuwan Sebut Perubahan Iklim Bangkitkan Kembali Patogen Purba

Kamis, 03 Agustus 2023 - 07:33 WIB
Ketika permafrost terbentuk, mikroba seperti bakteri dan virus dapat terperangkap di dalamnya dan dapat bertahan dalam keadaan mati suri selama ribuan atau bahkan jutaan tahun.

Periode yang lebih hangat dapat memulai proses metabolisme yang memungkinkan mikroba yang tidak aktif ini aktif kembali dan bereproduksi.

Di tengah pemanasan global, beberapa mikroba ini, termasuk yang berpotensi menyebabkan penyakit, dilepaskan saat permafrost mencair.

Pada tahun 2016, wabah antraks di Siberia membunuh ribuan rusa dan mempengaruhi puluhan orang. Kejadian ini oleh para ilmuwan dikaitkan dengan mencairnya permafrost.

Patogen ini menimbulkan risiko potensial karena manusia dan organisme hidup lainnya yang hidup saat ini sudah lama tidak terpapar dengannya. Artinya ekosistem modern mungkin hanya memiliki sedikit pertahanan terhadap patogen tersebut.

"Jika patogen telah hidup berdampingan dengan komunitas bakteri, manusia atau hewan untuk waktu yang lama, Anda dapat mengharapkan beberapa evolusi bersama antara patogen dan komunitas lokal, yang mengurangi risiko yang ditimbulkan oleh patogen terhadap ekosistem," kata Strona.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!