Prediksi Gempa 2 Jam sebelum Kejadian, AS Kembangkan Alat Pendeteksi Gunakan Data GPS

Jum'at, 28 Juli 2023 - 14:13 WIB
Para peneliti dari Laboratorium Geodesi Nevada, Universitas Nevada, mengembangkan alat pendeteksi gempa bumi menggunakan data satelit GPS (Global Positioning System). Foto/researchcomputing
WASHINGTON - Para peneliti dari Laboratorium Geodesi Nevada, Universitas Nevada, mengembangkan alat pendeteksi gempa bumi menggunakan data satelit GPS (Global Positioning System). Dalam penelitian baru yang diterbitkan Jurnal Geofisika pada 20 Juli 2023, cara ini dapat memprediksi peristiwa gempa bumi 2 jam sebelumnya.

Selama beberapa dekade, para ilmuwan mencoba menemukan pola yang mendahului gempa bumi besar sehingga orang memiliki waktu untuk bersiap, tetapi sejauh ini upaya tersebut tidak berhasil. Namun, satelit GPS dapat membantu peneliti mengidentifikasi prekursor gempa kuat dua jam sebelum terjadi.



Caranya dengan melacak "slip" kecil di lempeng tektonik saat bergesekan satu sama lain. Gempa bumi terjadi ketika lempengan batuan yang bergerak lambat tepat di bawah permukaan bumi tiba-tiba meluncur melewati satu sama lain.

Baca juga; Zhang Heng, Ilmuwan China Kuno Penemu Desain Pertama Alat Pendeteksi Gempa
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!