Militer AS dan NASA Rencanakan Peluncuran Roket Nuklir ke Orbit Awal 2026

Kamis, 27 Juli 2023 - 17:39 WIB


Panas ini kemudian diterapkan pada gas propelan, yang mengembang dan disalurkan ke ruang angkasa melalui nosel untuk menciptakan daya dorong. Proses ini berbeda dari yang digunakan oleh generator termoelektrik radioisotop (RTG), teknologi nuklir yang telah terbang di atas kapal penjelajah sejak awal era ruang angkasa.

RTG tidak menyediakan tenaga penggerak, karena memanfaatkan panas peluruhan radioaktif untuk menghasilkan listrik. Kemudian digunakan menggerakkan instrumen, motor, dan perlengkapan pesawat ruang angkasa lainnya.

Baca juga; Eropa Berencana Bangun Roket Nuklir untuk Eksplorasi ke Bulan dan Mars

Lockheed bermitra dengan perusahaan BWX Technologies yang berbasis di Virginia, yang akan mengembangkan reaktor nuklir pesawat ruang angkasa DRACO dan memproduksi bahan bakar HALEU (uranium yang diperkaya rendah kadar tinggi). Pesawat ruang angkasa akan menuju ke orbit yang relatif tinggi di sekitar Bumi antara 700 hingga 2.000 kilometer.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!