Beri Jaminan Keamanan Data Warganya, DPR AS Gandeng 3 Perusahaan Teknologi
Kamis, 20 Juli 2023 - 09:16 WIB
DPR AS gandeng 3 perusahaan teknologi. FOTO/ CNET
NEW YORK - Memberi jaminan keamanan data pribadi warganya dari serangan siber, DPR Amerika Serikat (AS) gandeng Amazon.com Inc, perusahaan induk Google Alphabet, dan Best Buy.
BACA JUGA - Tips Agar Data Pribadi Aman dari Hacker
''Program sertifikasi dan pelabelan baru akan meningkatkan standar keamanan siber di seluruh perangkat pintar seperti lemari es, microwave, televisi, sistem pengatur suhu dan pencatat kebugaran,'' kata Jubi Gedung Putih dalam sebuah pernyataan seperti dilansir dari AFP, Kamis (20/7/2023).
Perusahaan ritel dan produsen akan membubuhkan label “US Cyber Trust Mark” ke perangkat mereka dan program itu akan mulai berjalan pada tahun 2024.
Prakarsa ini dirancang untuk memastikan bahwa “jaringan kita dan penggunaannya lebih aman, karena ini sangat penting bagi ekonomi dan keamanan nasional,” kata seorang pejabat senior yang tidak ingin disebut namanya.
Komisi Komunikasi Federal akan meminta pendapat publik sebelum meluncurkan program pelabelan dan mendaftarkan merek dagang nasional ke Kanter Paten dan Merek Dagang AS, kata Gedung Putih.
BACA JUGA - Tips Agar Data Pribadi Aman dari Hacker
''Program sertifikasi dan pelabelan baru akan meningkatkan standar keamanan siber di seluruh perangkat pintar seperti lemari es, microwave, televisi, sistem pengatur suhu dan pencatat kebugaran,'' kata Jubi Gedung Putih dalam sebuah pernyataan seperti dilansir dari AFP, Kamis (20/7/2023).
Perusahaan ritel dan produsen akan membubuhkan label “US Cyber Trust Mark” ke perangkat mereka dan program itu akan mulai berjalan pada tahun 2024.
Prakarsa ini dirancang untuk memastikan bahwa “jaringan kita dan penggunaannya lebih aman, karena ini sangat penting bagi ekonomi dan keamanan nasional,” kata seorang pejabat senior yang tidak ingin disebut namanya.
Komisi Komunikasi Federal akan meminta pendapat publik sebelum meluncurkan program pelabelan dan mendaftarkan merek dagang nasional ke Kanter Paten dan Merek Dagang AS, kata Gedung Putih.
Lihat Juga :