Pasar Kamera Digital Terpuruk, Bagaimana Prediksi 2020?

Selasa, 28 Juli 2020 - 10:14 WIB
Seakan kehilangan konsumen belum cukup buruk, pandemi Covid-19 juga menghantam industri kamera . Mengacu pada pasar Jepang, pasar mirrorless interchangeable lenscameras merosot hingga 50% dibandingkan tahun lalu karena Covid-19.

Jika pada Januari dan Februari 2020 penurunan pasar kamera dibanding 2019 hanya 9,9% dan 23,5%, pada Maret penurunan pasarnya mencapai 50,5%. Artinya, industri kamera digital masih akan terseok-seok pada tahun ini.

Mirrorless Full-Frame Jadi Tren Baru?

Setidaknya ada empat kategori utama kamera digital menurut BCN. Dua terbesar yaitu DSLR dan mirrorless dengan sensor APS-C. (Baca juga: 9 Pemimpin Militer Paling 'Berdarah' Sepanjang Sejarah)

Sementara dua lainnya jika dijumlahkan hanya mengakomodasi 10% pasar kamera secara keseluruhan, yakni full-frame mirrorless dan full-frame DSLR. Keduanya memang mengakomodasi segmen premium. Targetnya adalah kaum profesional yang menjunjung tinggi kualitas foto maupun video.

Jika dilihat dari harga, ukuran, kepraktisan, dan hasilnya, full-frame mirrorless ini akan menjadi kategori seksi yang besar kemungkinan pada masa depan akan semakin membesar. Dari sisi harga, kamera ini bisa lebih murah dibandingkan full-frame DSLR. Dari sisi ukuran pun lebih kecil sehingga praktis di bawa-bawa. Melihat kualitas pun tidak kalah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!