Kematian Firaun Tutankhamun Akibat Mabuk dan Ugal-ugalan Kendarai Kereta Kuda
Kamis, 15 Juni 2023 - 17:56 WIB
Prof Sahar Saleem, seorang profesor radiologi dan spesialis mumi dari Universitas Kairo sependapat dengan Aziz. Dia mengatakan bahwa sampai saat ini ia tidak pernah menemukan bukti kecacatan atau radang sendi pergelangan kaki, yang membuat Raja Tutankhamun tidak bisa bergerak bebas.
“Jadi pendapat saya adalah bahwa adanya cacat ringan (kaki klub) ini tidak menyebabkan gangguan gaya berjalan yang signifikan bagi raja. Kondisi kaki Raja Tut tidak menghalangi dia untuk melakukan berbagai kegiatan. Dia adalah seorang remaja yang aktif," kata Saleem.
Baca juga; Kontroversi Firaun Ay, Pengganti Raja Tutankhamun yang Mati Muda
Mumi Raja Tutankhamun ditemukan oleh arkeolog Howard Carter pada tahun 1922 dalam kondisi relatif utuh. Dari makam tersebut terungkap petunjuk bahwa Raja Tutankhamun diangkat menjadi firaun pada tahun 1336 SM ketika berusia sembilan tahun dan meninggal mendadak pada usia 19 tahun.
“Jadi pendapat saya adalah bahwa adanya cacat ringan (kaki klub) ini tidak menyebabkan gangguan gaya berjalan yang signifikan bagi raja. Kondisi kaki Raja Tut tidak menghalangi dia untuk melakukan berbagai kegiatan. Dia adalah seorang remaja yang aktif," kata Saleem.
Baca juga; Kontroversi Firaun Ay, Pengganti Raja Tutankhamun yang Mati Muda
Mumi Raja Tutankhamun ditemukan oleh arkeolog Howard Carter pada tahun 1922 dalam kondisi relatif utuh. Dari makam tersebut terungkap petunjuk bahwa Raja Tutankhamun diangkat menjadi firaun pada tahun 1336 SM ketika berusia sembilan tahun dan meninggal mendadak pada usia 19 tahun.
(wib)