Profesor Yoshua Bengio Ingatkan Bahaya AI Bagi Militer Bisa Picu Perang Nuklir

Jum'at, 02 Juni 2023 - 15:02 WIB
"Mungkin militer, mungkin teroris. Mudah untuk memprogram sistem AI da meminta mereka melakukan sesuatu yang sangat buruk, ini bisa sangat berbahaya," katanya, dikutip dari The Sun, Jumat (2/6/2023).

Menurutnya, AI lebih pintar dari yang diperkirakan. Hal ini tentu akan sulit bagi manusia untuk menghentikannya.

Baca juga: Robot AI Bertanya ke Putin: Apakah Robot AI Bisa Jadi Presiden?

Awal pekan ini, ilmuwan komputer Kanada mengatakan, para pemimpin perlu bergerak secepat mungkin untuk mengesahkan peraturan AI, karena menganggap AI sangat berbahaya.

"Memitigasi risiko kepunahan dari AI harus menjadi prioritas global bersama dengan risiko skala sosial lainnya, seperti pandemi dan perang nuklir," pungkasnya.
(san)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!