Bumi Bocor Parah, 1.973 Danau dan Waduk di Dunia Mengering

Minggu, 21 Mei 2023 - 22:00 WIB
Ia menambahkan, dibandingkan dengan sungai yang lebih diperhatikan dari segi keilmuan, danau justru kurang terpantau dengan baik, padahal sangat penting untuk keamanan perairan.

Dikatakannya, bencana lingkungan yang melanda perairan lebih luas seperti Laut Kaspia dan Laut Aral, memberi sinyal kepada para peneliti bahwa ada krisis yang lebih besar.

“Dalam hal itu, tim peneliti, yang juga melibatkan ilmuwan dari AS, Prancis, dan Arab Saudi, memeriksa 1.972 danau dan waduk terbesar di Bumi, menggunakan satelit dari tahun 1992 hingga 2020 untuk mempelajari pertanyaan tersebut secara sistematis.

"Kami berfokus pada danau air tawar yang lebih besar karena keakuratan satelit dan kepentingannya bagi manusia dan satwa liar," katanya.

Dia mengatakan tim memperoleh data dari kombinasi citra Landsat, yang merupakan program pengamatan Bumi terlama, dengan elevasi permukaan air yang diperoleh melalui altimeter satelit, untuk menentukan bagaimana pergerakan danau telah berubah selama hampir 30 tahun.

Ia mengatakan, hasil kajian menemukan bahwa 53 persen danau dan waduk mengalami penurunan air dengan laju sekitar 22 gigaton (setara dengan satu miliar metrik ton) per tahun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!