WhatsApp Diduga Nguping Pembicaraan Pemiliknya Saat Mereka Tidur
Rabu, 10 Mei 2023 - 20:57 WIB
Tentu saja, pernyataan keduanya membuat heboh pengguna WhatsApp. Apalagi, perusahaan milik Meta tersebut menjadi aplikasi pesan instan terbesar di dunia dengan 2 miliar pengguna.
Meski demikian, kepala ilmuwan AI di Meta Yann LeCun dengan cepat menjawab kekhawatiran bahwa WhatsApp memata-matai penggunanya.
“Bung, itu adalah bug di Android,” tulisnya.
Baik WhatsApp dan Google memang telah mengakui bahwa jika ada mikropon yang “mendengarkan” atau “merekam” aktivitas pengguna tanpa disadari merupakan bug yang memengaruhi perangkat Android.
“Kami meyakini bahwa ini adalah bug di Android yang salah memberikan informasi di Dasbor Privasi mereka dan telah meminta Google untuk menyelidiki serta memulihkannya," tulis WhatsApp dalam pernyataan di Twitter.
“Pengguna memiliki kontrol penuh terhadap penggunaan maupun penyetelan mikropon di HP mereka,”.
“Setelah diberikan izin (oleh pengguna), WhatsApp hanya mengakses mikrofon ketika pengguna melakukan panggilan atau merekam catatan suara atau video. Komunikasi ini pun dilindungi oleh enkripsi end-to-end sehingga WhatsApp tidak dapat mendengarnya."
Meski demikian, kepala ilmuwan AI di Meta Yann LeCun dengan cepat menjawab kekhawatiran bahwa WhatsApp memata-matai penggunanya.
“Bung, itu adalah bug di Android,” tulisnya.
Baik WhatsApp dan Google memang telah mengakui bahwa jika ada mikropon yang “mendengarkan” atau “merekam” aktivitas pengguna tanpa disadari merupakan bug yang memengaruhi perangkat Android.
“Kami meyakini bahwa ini adalah bug di Android yang salah memberikan informasi di Dasbor Privasi mereka dan telah meminta Google untuk menyelidiki serta memulihkannya," tulis WhatsApp dalam pernyataan di Twitter.
“Pengguna memiliki kontrol penuh terhadap penggunaan maupun penyetelan mikropon di HP mereka,”.
“Setelah diberikan izin (oleh pengguna), WhatsApp hanya mengakses mikrofon ketika pengguna melakukan panggilan atau merekam catatan suara atau video. Komunikasi ini pun dilindungi oleh enkripsi end-to-end sehingga WhatsApp tidak dapat mendengarnya."
Lihat Juga :