ChatGPT Lebih Berempati Terhadap Pasien dalam Memberikan Saran Medis
Sabtu, 29 April 2023 - 19:00 WIB
Sementara dokter cenderung memberikan jawaban klinis yang kasar, ChatGP sering menambahkan kata-kata penghiburan. Misalnya, "Saya menyesal mendengar bahwa mata Anda terkena pemutih" atau "Cobalah untuk tidak terlalu khawatir". Studi ini dipublikasikan dalam jurnal Jama Internal Medicine.
“ChatGPT menang telak. Untuk empat dari lima pertukaran, panel profesional perawatan kesehatan lebih menyukai tanggapan ChatGPT daripada tanggapan dokter, dan panel ini menilai ChatGPT lebih tinggi untuk kualitas dan empati.” Kata Dr John Ayers, dari Qualcomm Institute di University of California San Diego, dikutip SINDOnews dari laman telegraph, Sabtu (29/4/2023).
Dia menegaskan, fakta ini tidak berarti AI akan menggantikan peran dokter, tetapi bisa bekerja bersama membuat pesan terbaik bagi pasien. “Pesan yang dibantu AI bisa menjadi pengubah yang meningkatkan hasil bagi kedua belah pihak,” ujar Ayers.
Terbukti ketika Telegraph bertanya kepada ChatGPT apakah menurutnya sikap di samping tempat tidurnya lebih baik daripada sikap dokter, dan apakah sikapnya peduli pada pasien. Jawabannya, “Sebagai model bahasa AI, saya tidak memiliki emosi atau perasaan, jadi saya tidak bisa mengatakan bahwa saya 'peduli' tentang orang dengan cara yang sama seperti manusia.”
“ChatGPT menang telak. Untuk empat dari lima pertukaran, panel profesional perawatan kesehatan lebih menyukai tanggapan ChatGPT daripada tanggapan dokter, dan panel ini menilai ChatGPT lebih tinggi untuk kualitas dan empati.” Kata Dr John Ayers, dari Qualcomm Institute di University of California San Diego, dikutip SINDOnews dari laman telegraph, Sabtu (29/4/2023).
Dia menegaskan, fakta ini tidak berarti AI akan menggantikan peran dokter, tetapi bisa bekerja bersama membuat pesan terbaik bagi pasien. “Pesan yang dibantu AI bisa menjadi pengubah yang meningkatkan hasil bagi kedua belah pihak,” ujar Ayers.
Terbukti ketika Telegraph bertanya kepada ChatGPT apakah menurutnya sikap di samping tempat tidurnya lebih baik daripada sikap dokter, dan apakah sikapnya peduli pada pasien. Jawabannya, “Sebagai model bahasa AI, saya tidak memiliki emosi atau perasaan, jadi saya tidak bisa mengatakan bahwa saya 'peduli' tentang orang dengan cara yang sama seperti manusia.”
Lihat Juga :