Thermo Gun Dituding Rusak Otak, Pengamat: Pendapat Tidak Berdasar

Senin, 20 Juli 2020 - 17:01 WIB
Ketakutan orang dan adanya interpretasi yang salah soal thermometer gun ini bisa merusak sel otak adalah pendapat yang tidak berdasar dan tidak benar, karena infrared ini bersifat pasif, hanya membaca, tidak memancarkan radiasi (aktif), sementara tubuh kita yang diukur yang aktif memancarkan radiasi panas tubuh.

Adanya titik merah yang dipancarkan dari thermometer gun hanya sekedar laser beam, gunanaya untuk membantu pin point atau menunjukkan arah ke area yang tepat untuk diukur, misalnya ke dahi.

Biasanya thermo gun yang menggunakan laser dan bisa jarak jauh, bukan untuk suhu tubuh, tetapi untuk mengukur panas permukaan benda. Misalnya AC, kompor, peralatan elektronik, dan lain sebagainya.

Thermogun infrared untuk tubuh sudah jarang menggunakaan laser untuk pin point, karena membutuhkan jarak yang cukup dekat dengan dahi dan emisi panas dari tubuh dibaca oleh thermometer kesehatan non kontak ini.

Bedanya lagi, kalau thermogun untuk mengukur panas benda, mengukur suhu permukaan saja, infrared thermometer kesehatan memiliki algoritma perhitungan yang lebih kompleks agar bisa mengukur suhu badan seperti layaknya thermometer biasa. Bukan mengukur suhu panas dahi.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!