Koneksi 5G Tumbuh Pesat, Sepanjang 2022 Meningkat 4 Kali Lipat
Sabtu, 08 April 2023 - 07:03 WIB
Analis pasar Omdia menyebutkan, koneksi atau jaringan pelanggan 5G meningkat hampir empat kali lipat dari 1,5 miliar pada akhir tahun 2022. Ilustrasi/YouTube/Techradar
WASHINGTON - Analis pasar Omdia menyebutkan, koneksi atau jaringan pelanggan 5G meningkat hampir empat kali lipat dari 1,5 miliar pada akhir tahun 2022. Diperkirakan pada akhir tahun 2027, dunia akan memiliki 5,9 miliar pelanggan 5G.
Omdia mengatakan bahwa 455 juta koneksi 5G baru ditambahkan di seluruh dunia pada tahun 2022. Jumlah itu setara dengan 14% pertumbuhan triwulanan berurutan (dari 922 juta di Q3 menjadi 1,05 miliar di Q4).
“Angka tersebut akan mencapai dua miliar koneksi 5G pada tahun 2023,” kata laporan itu dikutip dari laman techradar, Sabtu (8/4/2023). Data itu mendukung perkiraan Ericsson baru-baru ini yang mengklaim langganan 5G global mencapai satu miliar pada akhir tahun 2022, dengan 136 juta langganan ditambahkan di kuartal ke-4 saja.
Baca juga; Ponsel Murah Kini Bisa Akses 5G lewat Snapdragon 480 5G
Dari jumlah itu, sebanyak 119 juta koneksi 5G ada di Amerika Utara, selain 507 juta koneksi LTE-nya. Secara total, Omdia mengharapkan sekitar 215 juta koneksi 5G datang dari Amerika Utara tahun ini, karena penjualan ponsel bertenaga 5G terus meningkat.
“5G tumbuh dengan luar biasa dan berkembang lebih cepat daripada generasi nirkabel seluler mana pun sebelumnya. Sementara penyebaran dan koneksi ditambahkan dengan kecepatan yang signifikan, janji 5G akan diwujudkan oleh kemajuan teknologi di bidang-bidang seperti arsitektur mandiri dan pemotongan jaringan untuk kasus penggunaan baru,” kata Chris Pearson, presiden 5G Amerika.
Omdia mengatakan bahwa 455 juta koneksi 5G baru ditambahkan di seluruh dunia pada tahun 2022. Jumlah itu setara dengan 14% pertumbuhan triwulanan berurutan (dari 922 juta di Q3 menjadi 1,05 miliar di Q4).
“Angka tersebut akan mencapai dua miliar koneksi 5G pada tahun 2023,” kata laporan itu dikutip dari laman techradar, Sabtu (8/4/2023). Data itu mendukung perkiraan Ericsson baru-baru ini yang mengklaim langganan 5G global mencapai satu miliar pada akhir tahun 2022, dengan 136 juta langganan ditambahkan di kuartal ke-4 saja.
Baca juga; Ponsel Murah Kini Bisa Akses 5G lewat Snapdragon 480 5G
Dari jumlah itu, sebanyak 119 juta koneksi 5G ada di Amerika Utara, selain 507 juta koneksi LTE-nya. Secara total, Omdia mengharapkan sekitar 215 juta koneksi 5G datang dari Amerika Utara tahun ini, karena penjualan ponsel bertenaga 5G terus meningkat.
“5G tumbuh dengan luar biasa dan berkembang lebih cepat daripada generasi nirkabel seluler mana pun sebelumnya. Sementara penyebaran dan koneksi ditambahkan dengan kecepatan yang signifikan, janji 5G akan diwujudkan oleh kemajuan teknologi di bidang-bidang seperti arsitektur mandiri dan pemotongan jaringan untuk kasus penggunaan baru,” kata Chris Pearson, presiden 5G Amerika.
Lihat Juga :