Selamat dari Serangan 2 Paus Pembunuh, Tubuh Hiu Putih Besar Penuh Luka
Selasa, 28 Maret 2023 - 14:56 WIB
Penulis studi Alessandro De Maddalena, mantan asisten profesor zoologi vertebrata laut di Universitas Milano-Bicocca di Italia, mengatakan yakin Port dan Starboard berada di balik serangan ini. Dari luka pada tubuh hiu putih besar, De Maddalena percaya orca kesulitan merobek mangsanya yang besar.
“Di luar Afrika Selatan, hanya dua kasus pemangsaan orca pada hiu putih besar yang telah tercatat hingga saat ini. Foto ini dengan jelas memberi tahu kita bahwa hiu putih besar bukanlah mangsa biasa untuk orca,” katanya kepada Live Science, Selasa (28/3/2023).
De Maddalena menambahkan, hiu putih besar memiliki kemampuan penyembuhan luka yang luar biasa sebagai hasil dari adaptasi molekul purba. Dia mengatakan luka pada hiu putih besar mungkin akan hilang hanya beberapa hari atau minggu.
Baca juga; 2 Orca Bantai 19 Hiu dalam Satu Hari, Incar Hati Mangsanya
Sepasang Orca, Port dan Starboard baru-baru ini melakukan pembunuhan paling mematikan dengan membantai hingga 19 ekor hiu. “Ini adalah jumlah hiu terbesar yang dibunuh orca ini di daerah ini dalam satu kesempatan,” kata Alison Towner, ahli biologi kelautan di Universitas Rhodes yang memimpin penelitian tentang serangan orca.
“Di luar Afrika Selatan, hanya dua kasus pemangsaan orca pada hiu putih besar yang telah tercatat hingga saat ini. Foto ini dengan jelas memberi tahu kita bahwa hiu putih besar bukanlah mangsa biasa untuk orca,” katanya kepada Live Science, Selasa (28/3/2023).
De Maddalena menambahkan, hiu putih besar memiliki kemampuan penyembuhan luka yang luar biasa sebagai hasil dari adaptasi molekul purba. Dia mengatakan luka pada hiu putih besar mungkin akan hilang hanya beberapa hari atau minggu.
Baca juga; 2 Orca Bantai 19 Hiu dalam Satu Hari, Incar Hati Mangsanya
Sepasang Orca, Port dan Starboard baru-baru ini melakukan pembunuhan paling mematikan dengan membantai hingga 19 ekor hiu. “Ini adalah jumlah hiu terbesar yang dibunuh orca ini di daerah ini dalam satu kesempatan,” kata Alison Towner, ahli biologi kelautan di Universitas Rhodes yang memimpin penelitian tentang serangan orca.
(wib)
Lihat Juga :